Melakukan pemeriksaan jurnal dan posting BK Mengelola faktur pajak dan melakukan proses pembatalan maupun revisi faktur pajak Membuat jurnal memo di sistem AX Melakukan dan melaporkan PPh 22, PPh23 dan PPh 4 ayat 2, PPh 25 Membuat laporan PPN Melakukan pengecekan Refund Leasing Perushaan Melakukan pembuatan BK

Memeriksa transaksi bank beserta dengan dokumennya Melakukan jurnal transaksi di program Membuat laporan Pembuatan Laporan Cash & A/R Membantu Stock Opname rutin bulanan Bersedia Dinas PDLK bila diperlukan

Menerima permintaan pembelian dari semua divisi Melakukan pencarian dan evaluasi supplier untuk mendapatkan harga dan kualitas terbaik. Melakukan negosiasi barang, perbandingan harga untuk mendapatkan harga yang tepat dan barang yang berkualitas untuk mendukung kelancaran operasional Membuat dan memproses Purchase Request (PR) dan Purchase Order (PO) sesuai kebutuhan operasional. Melakukan negosiasi harga, syarat pembayaran, dan waktu pengiriman dengan supplier. Memastikan barang yang diterima sesuai dengan spesifikasi, kualitas, dan jumlah yang tertera pada PO. Berkoordinasi dengan tim warehouse, produksi dan store untuk memastikan ketersediaan stok bahan baku atau barang lainnya. Memantau dan mengontrol level stok untuk menghindari stock out atau overstock, terutama pada bahan yang mudah rusak. Mengelola administrasi pembelian seperti invoice, delivery order, dan dokumentasi pembelian lainnya. Menangani retur atau komplain kepada supplier apabila barang tidak sesuai. Membuat laporan pembelian serta analisis harga bahan baku secara berkala.
1. Mengelola dokumen penerimaan barang Menerima dokumen seperti: Surat Jalan Purchase Order (PO) Delivery Order dari supplier Memastikan data pada dokumen sesuai dengan pesanan perusahaan. 2. Input data barang masuk ke sistem Menginput data sparepart yang datang ke sistem inventory / warehouse management system (WMS). Data yang biasanya diinput: Kode part Nama part Jumlah Supplier Tanggal masuk barang. 3. Koordinasi dengan tim gudang Memberikan informasi kepada checker atau receiver untuk proses pengecekan fisik barang. Berkoordinasi dengan picker, checker, dan supervisor gudang. 4. Verifikasi kesesuaian barang Membandingkan antara: Data di PO Surat jalan Hasil pengecekan fisik di gudang Jika ada selisih jumlah atau barang rusak, admin inbound membuat laporan. 5. Membuat laporan barang masuk Membuat laporan harian atau mingguan mengenai: Barang yang diterima Selisih barang Retur ke supplier jika ada. 6. Mengarsipkan dokumen Menyimpan dokumen seperti: PO Surat jalan Bukti penerimaan barang Bisa dalam bentuk arsip fisik maupun digital. 7. Mengupdate stok di sistem Setelah barang diterima dan diverifikasi, admin inbound mengupdate stok gudang sehingga bisa digunakan untuk penjualan atau distribusi.
Melakukan proses pengadaan barang sesuai kebutuhan perusahaan, termasuk bahan baku, bahan kemas, alat penunjang, dan kebutuhan operasional lainnya. Mencari, menyeleksi, dan membandingkan vendor/supplier dari sisi harga, kualitas, legalitas, dan ketepatan pengiriman. Melakukan permintaan penawaran harga, negosiasi, serta proses pembelian sesuai prosedur perusahaan. Membuat dan memantau dokumen pembelian seperti PR, PO, perjanjian kerja sama, dan dokumen pendukung lainnya. Memastikan barang yang dibeli sesuai spesifikasi, jumlah, kualitas, dan waktu pengiriman yang telah disepakati. Berkoordinasi dengan tim gudang, RnD, QC, QA, produksi, PPIC, regulatory, dan finance terkait kebutuhan pengadaan bahan baku existing dan new development. Memastikan supplier memenuhi persyaratan mutu dan regulasi yang berlaku di industri farmasi. Melakukan evaluasi supplier secara berkala berdasarkan performa kualitas, harga, dan ketepatan layanan. Memantau stok dan membantu memastikan ketersediaan material agar operasional berjalan lancar. Menyusun laporan pembelian, data harga, dan histori supplier. Menjaga kepatuhan terhadap SOP, CPOB/CDOB, dan kebijakan perusahaan dalam proses pengadaan.

Bertanggung jawab menjalankan aktivitas utama pada fungsi penerimaan, pengiriman, dan penyimpanan barang sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan agar kegiatan operasional berjalan dengan lancar.

Mengelola dan mengeksekusi proses Transfer Order barang menggunakan sistem Microsoft Dynamics NAV Mengarahkan dan mengawasi kinerja tim lapangan agar bekerja sesuai dengan SOP Menyusun laporan harian atau mingguan mengenai status pengiriman dan kondisi stok barang. Mengawasi dan memastikan standar kualitas sesuai dengan kebijakan perusahaan. Mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah kualitas yang muncul Mengidentifikasi dan melaporkan segera jika ditemukan selisih atau kerusakan barang sebelum proses pengiriman dilakukan. Supervisi 5R area kerja

- Mengantarkan barang, bahan baku, dan perlengkapan dari warehouse ke outlet atau lokasi tujuan sesuai jadwal. - Memastikan barang yang dikirim dalam kondisi baik, lengkap, dan sesuai dengan dokumen pengiriman. - Membantu proses loading dan unloading barang di warehouse maupun outlet. - Melakukan pengecekan kendaraan secara rutin sebelum dan sesudah operasional. - Menjaga kebersihan dan kondisi kendaraan operasional. - Mematuhi peraturan lalu lintas serta standar keselamatan kerja perusahaan. - Membantu aktivitas operasional warehouse apabila diperlukan.
- Bertanggung jawab menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk pelanggan dan karyawan dengan patroli. - Bertanggungjawab menjaga dan mencegah kerusakan yang dilakukan dengan sengaja. - Bertanggungjawab Mencegah dan mendeteksi secara dini pencurian, kehilangan serta penyalahgunaan perlengkapan atau peralatan yang digunakan dalam keperluan operational. - Melaporkan segala kejadian / peristiwa yang terjadi - Berjaga untuk memantau serta membantu mencatat kegiatan aktifitas selama operational berlangsung.