
Memahami prosedur pemeriksaan mutu untuk barang masuk dan pengambil keputusan dalam menentukan apakah bahan baku layak digunakan atau memerlukan perlakuan khusus atau tidak boleh dilanjutkan ke tahap produksi berikutnya Melakukan pemeriksaan terhadap produk yang sudah jadi sebelum didistribusikan untuk memastikan produk akhir memenuhi standar kualitas perusahaan dan siap untuk dipasarkan Membuat dan menyusun laporan temuan kepada bagian terkait untuk mendapatkan solusi terbaik bagi produk dengan kualitas rendah Mendata keluar masuknya barang dan mencatatnya dalam sistem inventaris Menjaga kerapihan dan keamanan barang selama disimpan di gudang Melakukan pemeriksaan inventaris secara berkala (stok opname) dan melaporkan ketidaksesuaian Mendukung administrasi pembukuan stok gudang
2. Tugas: Mengelola operasional gudang pusat/central kitchen (penerimaan, penyimpanan, dan distribusi barang ke outlet). Mengontrol stok bahan baku, bahan kemasan, dan perlengkapan produksi. Mengatur penyimpanan bahan sesuai standar keamanan pangan dan kebersihan. Mengawasi proses distribusi bahan ke outlet agar tepat jumlah dan tepat waktu. Melakukan pencatatan dan update stok secara akurat dan berkala. 3. Tanggung Jawab: Menjamin ketersediaan stok untuk kebutuhan produksi dan distribusi outlet. Mengawasi dan mengevaluasi akurasi data inventori melalui stock opname harian/mingguan/bulanan serta investigasi selisih stok. Menjalankan SOP gudang, FIFO/FEFO, serta standar hygiene & food safety. Mengidentifikasi potensi risiko operasional gudang (kehabisan stok, kerusakan, kadaluarsa, kesalahan distribusi) dan menyusun tindakan pencegahan serta perbaikan. Menyusun dan menyampaikan laporan analisa stok, kepatuhan SOP, dan kinerja gudang kepada manajemen secara berkala. Melakukan pembinaan dan pengawasan tim gudang agar bekerja sesuai SOP, target, dan standar perusahaan.
Memastikan status setiap paket di station untuk memudahkan pelacakan melalui sistem dalam rangka memastikan kepuasan pelanggan atas layanan RPX.
Melakukan pemeriksaan barang masuk untuk memastikan kesesuaian spesifikasi dan kondisi barang Mengidentifikasi barang defect, rusak, atau tidak sesuai pesanan Mengajukan klaim atau retur ke supplier/vendor terkait barang bermasalah Membuat dan melengkapi dokumen klaim (foto, laporan kerusakan, bukti pendukung) Berkoordinasi dengan tim purchasing, warehouse, QC, dan supplier Memantau proses klaim, penggantian barang, atau refund hingga selesai Menyusun laporan klaim secara berkala Memastikan seluruh proses klaim berjalan sesuai SOP perusahaan

Bertanggung jawab terhadap kebutuhan pengadaan barang dan jasa Merancang dan mengelola hubungan yang tepat dengan penyuplai barang dan jasa (supplier) Mencari vendor untuk memenuhi kebutuhan pengadaan perusahaan sesuai spesifikasi Menentukan dan memilih vendor supplier yang memenuhi syarat (kompeten) kebutuhan perusahaan / department terkait dan sesuai Melaksanakan pemeliharaan data inventaris dan data supplier Melaksanakan proses pembelian

1. Mengontrol dan Mencatat suhu Chiller 2 kali sehari, jam 08.00 dan 16.00. 2. Menjaga Kebersihan lokasi Gudang dan Chiller 3. Menjaga tata letak fasilitas dan Raw material gudang dan Chiller 4. Menjaga alur keluar masuk barang (FIFO) 5. Melakukan pengeluaran Barang bersama QC(semua dokumen harus diisi lengkap dan di sah kan oleh QC/Stempel PASS QC
Hunting for new customers Canvassing Build relationship with existing clients Follow orders from payment to shipping Deliver sales / user training
Monitoring seluruh inquiry yang masuk ke Perusahaan. Meminta quotation kepada principal. Menghitung harga impor (Freight, Bea Masuk, PPH Pasal 22 Impor, PPN 11%) dan harga jual. Mengirimkan dokumen-dokumen perusahaan untuk pengurusan keanggotaan vendor. Mengirimkan dokumen-dokumen perusahaan untuk tender/bidding. Arsip dokumen perusahaan (Daftar keanggotaan vendor, PO Customer, PO ke Supplier, Dokumen Impor, Quotation untuk Customer, dll). import : Komunikasi dengan forwarder mengenai proses impor barang. Cek draft PIB, DNP, dan dokumen lain yang berhubungan dengan proses impor barang untuk proses customs clearance. Berkomunikasi dengan principal mengenai HS Code, pembayaran, dan proses pengiriman barang impor. Melaporkan semua kegiatan impor ke Kementerian Perdagangan (via INSW). Memastikan barang impor yang tiba tidak dalam keadaan rusak. Mencari Supplier / Principal untuk barang-barang impor.

Melaksanakan pembelian sparepart yang diperlukan untuk mendukung kelancaran operasi produksi perusahaan. Mengelola hubungan dengan pemasok, termasuk melakukan negosiasi harga dan melakukan perbandingan harga Memantau dan menganalisis tren pasar, harga, dan ketersediaan bahan, serta membuat rekomendasi untuk peningkatan efisiensi dan penghematan biaya. Memastikan proses pengadaan berjalan lancar dan tepat waktu, sesuai dengan anggaran dan kebijakan perusahaan
Menerima, memeriksa, dan mencatat sparepart yang masuk ke gudang Menyimpan sparepart sesuai lokasi, kode, dan standar penyimpanan Menyiapkan dan mengeluarkan sparepart sesuai permintaan teknisi / produksi Melakukan pencatatan stok (manual atau sistem) secara akurat Melakukan stock opname berkala Menjaga kerapihan, kebersihan, dan keamanan gudang Melaporkan selisih stok, kerusakan, atau kehilangan sparepart Berkoordinasi dengan tim teknisi, purchasing, dan admin